Informasi Seputar Komplikasi yang Perlu Kamu Tahu

informasi seputar komplikasiSeringkali perempuan mengalami kebingungan seputar komplikasi dan infeksi ketika perempuan hendak mempersiapkan aborsi medis. Memang sih, informasi tentang komplikasi bisa kamu temukan di sini tapi buat kamu para Ladies yang masih punya pertanyaan, kali ini mimin akan menghadirkan informasi seputar komplikasi dengan lebih jelas. Yuk, cekidot informasi seputar komplikasi berikut ini!

1. Ciri-ciri komplikasi

Ciri-ciri komplikasi utama ada 3 yaitu perdarahan hebat, nyeri berat maupun demam tinggi. Walaupun begitu, tidak semua sakit ‘yang sakit banget’ maupun ‘perdarahan yang banyak’ adalah tanda-tanda komplikasi. Nyeri baru bisa dikategorikan sebagai nyeri banget jika ibuprofen ternyata tidak meredakan nyeri perut yang muncul dan kamu sudah sama sekali tidak kuat untuk sekedar duduk karena sakit sekali. Perdarahan pun baru dianggap perdarahan hebat ketika aliran darahnya sangat deras seperti kran yang terbuka atau menghabiskan 6 pembalut ukuran reguler dalam 2 jam berturut-turut.

Wah berarti pendampingku cukup menemani selama 2 jam pasca tindakan ya Kak? Eit bukan begitu Ladies. Konselor dan dokter pun belum tentu bisa menebak dengan akurat kapan situasi kritis selama 2 jam ini akan muncul, walaupun memang kemungkinannya terutama lebih tinggi di 3 hari pertama. Karena itu biasanya teman-teman konselor merekomendasikan perempuan beristirahat dengan tetap didampingi selama jangka waktu itu. Bisakah komplikasi terjadi setelah lewat dari 3 hari? Hmmm jumlahnya lebih jarang tapi bisa saja, karena itu selalu waspada dan jaga kesehatan ya Ladies!

2. Apa penyebab komplikasi?

Penyebabnya beragam dan sampai sekarang pun belum ada penelitian yang bisa membuktikan apa penyebabnya, namun ada kecenderungan komplikasi muncul ketika tekanan darah perempuan terlalu rendah atau terlalu tinggi. Kalau begitu apa aku perlu cek tensi dulu sebelum tindakan Kak? Biasanya ketika usia kehamilanmu masih di bawah 10 minggu maka cek tensi masih belum begitu mendesak, namun jika kamu berencana melakukan tindakan ketika kehamilan di atas 10 minggu maka sebaiknya memang kamu cek tensi dulu.

Ini terutama diperlukan karena ketika kamu melakukan tindakan di trimester kedua maka kandungan sudah jauh lebih besar. Prosesnya bukan lagi seperti menstruasi tapi seperti keguguran dan tentu saja akan lebih berat bagi tubuh.

3. Apa yang bisa kulakukan ketika komplikasi terjadi?

Jika kamu melihat 1 saja dari ketiga tanda komplikasi ini langsung saja minta pendamping untuk membawamu ke rumah sakit/klinik terdekat dan sudah mendapatkan pertolongan dalam 30 menit. Ketika usia kehamilanmu masih cukup dini dan kamu kira-kira baru akan melihat gumpalan darah dan kantung kehamilan kamu bisa bilang kalau kamu tidak tahu apa yang terjadi tapi tiba-tiba kamu mengalami nyeri hebat/demam tinggi/perdarahan hebat.

Bagaimana jika kehamilanku sudah memasuki trimester kedua? Saat itu kamu sampaikan saja pada dokter bahwa kamu memang mengalami keguguran. Kamu bisa menambahkan bahwa 4-5 minggu sebelumnya kamu sudah memeriksakan diri ke dokter kandungan dan kandunganmu dinyatakan lemah, sayangnya kesibukanmu memang sedang sangat padat. Jika dokter menanyakan status pernikahan dan kamu kebetulan belum menikah sampaikan saja kalau kamu sedang mempersiapkan pernikahan dan akan menikah di bulan berikutnya. Atau kamu juga bisa mengatakan bahwa suamimu bekerja di luar kota.

Semoga informasi seputar komplikasi ini membantu dan tetap aman ya Ladies! 😀

 

CP

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *