Gagal Aborsi, Bagaimana dong?

Aborsi medis memang sangat aman namun di sisi lain ada risiko kegagalan sebesar 14%. Ketika gagal aborsi bagaimana langkah yang bisa diambil dan apa tanda-tandanya? Yuk kita ceki-ceki di sini Ladies 😀

Tanda-tanda gagal aborsi

Kegagalan proses aborsi medis bisa dilihat dalam 3 – 10 hari setelah kamu melakukan tindakan. Tanda-tandanya jelas, yaitu tidak ada hasil konsepsi yang keluar. Pada usia kehamilan di atas 9 minggu memastikannya memang akan lebih mudah karena adanya janin. Sayangnya memastikan keberhasilan proses pada usia kehamilan 6 minggu cenderung agak tricky karena kamu akan bergantung sepenuhnya dari ukuran, tekstur dan warna gumpalan. Nah jika kamu tidak menemukan janin atau kantong kehamilan dalam rentang waktu 3-10 hari tadi maka bisa dipastikan kalau proses aborsi belum berjalan lancar.

Apakah perdarahan menandakan proses aborsi pasti berhasil? Belum tentu, karena pada dasarnya perdarahan bukan merupakan tanda bahwa aborsi berjalan lancar. Lebih tepatnya, volume perdarahan akan menentukan ada tidaknya komplikasi.

Nah kalau gagal aborsi bagaimana dong?

Jika kamu merasa aborsimu gagal usahakan untuk melakukan USG dalam 3-10 hari setelah tindakan. Tujuannya tentu saja untuk memastikan apakah kehamilan memang berlanjut dan apakah keadaannya memang memungkinkan untuk dihentikan dengan misoprostol atau cytotec. Selain itu jika kamu belum melakukan USG sebelum tindakan maka USG ketika kamu curiga bahwa proses aborsimu gagal ini juga bisa membantu memastikan usia kehamilanmu dengan lebih akurat. Ladies, pastinya kamu tahu dong kalau beda usia kehamilan bisa berbeda juga dosis dan cara penggunaan obatnya.

Setelah USG bagaimana? Tenang saja, prosedur aborsi medis bisa diulang dalam jangka waktu minimal 3 hari. Jika kamu ada keterbatasan waktu tentu saja kamu tetap bisa melakukannya belakangan, hanya saja ada baiknya jika kamu bertindak dalam jangka waktu 3-10 hari tersebut supaya usia kehamilanmu tidak bertambah terlalu jauh.

Seandainya kamu akhirnya berubah pikiran dan mau meneruskan kehamilan pun USG akan sangat berguna karena di USG kamu bisa memastikan apakah kehamilanmu sehat. Tenang saja, risiko cacad janin pada kegagalan misoprostol sebenarnya sangat rendah, namun tentu saja akan lebih baik jika kamu memastikannya terlebih dulu. Lagipula jika sudah dipastikan pasti kamu pun akan lebih tenang dan bisa memutuskan dengan tenang kan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *