Aku Hamil 3 Minggu, Aku Mau Aborsi!

Ketika mengalami kehamilan tidak direncanakan perempuan kerap panik dan ketakutan karena mereka belum tahu apa saja pilihan yang ada. Bahkan ketika mereka tahu aborsi adalah salah satu pilihan, belum tentu mereka tahu di mana dan bagaimana aborsi yang aman itu. Karena itu, seringkali mereka sudah keburu ingin mengakhiri kehamilan padahal usia kehamilan masih kurang dari 6 minggu. “Aku mau aborsi secepatnya kak, mumpung janinnya masih kecil.” Karena itu juga ketika teman-teman konselor memminta perempuan menunggu sampai usia kehamilan 6 minggu mereka pun kaget. Padahal ingin secepatnya aborsi, tapi malah diminta menunggu. Sebenarnya kenapa sih perempuan diminta menunggu sampai usia kehamilan 6 minggu?

Jawabannya ada di cara kerja misoprostol sendiri dan perkembangan kehamilan setiap minggunya. Lho memangnya gimana tuh? Misoprostol pada dasarnya bekerja dengan meluruhkan dinding rahim. Nah ketika perempuan mulai mengandung, dinding rahim ini akan menebal dan membentuk spons untuk melindungi kehamilan tersebut. Setelah itu, kantong kehamilan akan mulai terbentuk dan menempel dengan sempurna ketika usia kehamilan mencapai 6 minggu. Inilah saat yang tepat untuk mulai menggunakan misoprostol jadi kandungan juga akan luruh bersama dinding rahim.

Jika usia kehamilan kurang dari itu, kantong kehamilan kadang belum terdeteksi. Dan pastinya belum menempel pada dinding rahim juga dong, karena itu risiko kegagalan menggunakan misoprostol sebelum usia kehamilan 6 minggu jauh lebih besar dari 14%. Tapi ketika diminta menunggu sampai usia kehamilan 6 minggu kadang perempuan masih menolak. Mereka berpikir lebih baik gagal dan tinggal minta garansi setelahnya, yang penting sudah mencoba secepatnya. Biasanya ini terjadi karena perempuan panik dan khawatir karena takut sudah akan melihat janin. Padahal nih, dalam usia kehamilan 6 minggu kamu belum akan melihat janin.

Jika masih bingung, kamu bisa mengira-ngira apa saja yang akan kamu lihat di usia kehamilanmu di sini. Jadi kamu juga tidak perlu khawatir dan bingung ingin cepat-cepat aborsi. Masih panik? Butuh teman ngobrol? Coba saja kontak teman-teman konselor supaya lebih tenang dan siap untuk aborsi dengan obat. Semoga berhasil!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *